
SURABAYA, FAKTA-Indonesia — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono menegaskan komitmennya untuk membawa institusi kepolisian semakin menyatu dengan warga. Ia berjanji mengawal program prioritas pemerintah sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat Jawa Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan Dekananto dalam sambutan perdananya usai resmi menerima amanah memimpin Polda Jatim. Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro ini menegaskan bahwa jabatan baru ini merupakan sebuah tanggung jawab besar.
”Jabatan adalah amanah, dan setiap amanah membawa tanggung jawab yang besar bukan hanya kepada institusi, tetapi juga terhadap masyarakat yang menaruh harapan kepada Polri,” ujar Dekananto, Jumat (9/10).
Dekananto menegaskan akan menyelaraskan langkah Polda Jatim dengan mendukung penuh pelaksanaan Program Asta Cita Presiden, serta mengimplementasikan tagline Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat.
Di hadapan publik, Dekananto menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh warga Jawa Timur jika selama ini masih ada pelayanan kepolisian yang dinilai belum optimal.
”Saya mohon maaf warga Jatim, apabila masih ada sebagian masyarakat yang merasa polisi belum dekat dan tidak bersama-sama. Sekali lagi, saya mohon maaf,” tuturnya.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah hukum Polda Jatim agar senantiasa hadir dan bergandengan tangan dengan warga dalam setiap situasi. Menurutnya, kehadiran polisi harus memberikan dampak nyata bagi rasa aman publik.
”Kehadiran seorang anggota Polri harus dapat dirasakan, bukan hanya ketika masyarakat menghadapi persoalan, tetapi juga ketika membutuhkan rasa aman,” tegas Dekananto.
Penunjukan Irjen Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jatim tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Ia menggantikan Irjen Nanang Avianto yang dirotasi ke lembaga pendidikan kepolisian.








